1.399 Pendaftar PPS di KPU Donggala Ikuti Seleksi Tertulis

0 145

Donggala (5/3/2020). Pasca pengumuman hasil penelitian administrasi pada 2/3/2020, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Donggala sesuai timeline perekrutan Panitia Pemungutan Suara (PPS) melaksanakan seleksi tertulis kepada 1.399 orang pendaftar calon PPS bertempat di tiap-tiap Kecamatan se-Kabupaten Donggala. Hal tersebut disampaikan Komisioner KPU Donggala Yudhi Riandy, SSTP, MAP di sela-sela kegiatan pemeriksaan hasil seleksi tertulis PPS.

Dalam hal ini pihaknya sangat mengapresiasi tingginya animo masyarakat dalam pendaftaran PPS. “ada salah satu desa yang pendaftarnya mencapai jumlah 19 orang, walaupun akhirnya beberapa gugur dalam seleksi administrasi”. Hal ini menurutnya merupakan image yang baik di mana setiap orang merasa berpeluang untuk lulus. Pasca perubahan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 3 Tahun 2015 menjadi PKPU Nomor 13 Tahun 2017, yang sebelumnya PPS diangkat berdasarkan usulan Kepala Desa/Lurah sekarang diberikan kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat melalui mekanisme yang telah diatur.

Menurutnya dalam pelaksanaan seleksi tersebut tercatat 91 pendaftar yang tersebar di tiap Kecamatan tidak hadir di lokasi ujian. Hujan deras yang melanda sebagian wilayah di Kabupaten Donggala menjadi salah satu penghalang. Seperti yang terjadi di Kecamatan Banawa Tengah, pendaftar dari Desa Powelua tidak mengikuti seleksi di tempat yang ditentukan sehingga setelah berkoordinasi dengan Bawaslu, pihak KPU Donggala dibantu Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Banawa Tengah melakukan jemput bola dengan mendatangi Desa tersebut dan ujian seleksi dilakukan di Kantor Desa. Begitu pula di Kecamatan Rio Pakava, curah hujan meningkatkan debit air sungai sehingga akses jalan dari Desa Pakava terputus. bersyukurnya para pendaftar dari Desa Pakava walau terlambat mendatangi tempat ujian sebelum pihak KPU melakukan jemput bola.

Yudhi menjelaskan, setelah pelaksanaan ujian tertulis, sesuai timeline pihaknya akan mengumumkan hasilnya pada 8/3/2020. “Nanti akan tersisa 6 orang per Desa berdasarkan peringkat tertinggi”. Tak lupa pihaknya kembali meminta kerjasama kepada masyarakat untuk memberikan tanggapan terhadap nama-nama calon yang akan diumumkan. “kami memberikan ruang kepada masyarakat untuk memasukkan tanggapan selama 9 hari dari 2-10 Maret 2020”. Tutupnya.

Kolom Komentar

Alamat email anda tidak akan disebarluaskan.

%d blogger menyukai ini: