Bupati Donggala Siap Fasilitasi Kebutuhan Program KPU Donggala
Donggala (5/10/2021). Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Donggala menghadiri Rapat Koordinasi Pemutakhiran Data Pemilihan Berkelanjutan (DPB).
Bertempat di ruang kerja Bupati Donggala, kegiatan yang difasilitasi oleh Bupati Donggala ini dihadiri oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran, Dinas Sosial, Kepala Badan Kesbangpol, serta para Kepala Sekolah SMA, SMK dan Madrasah Aliyah se-Kabupaten Donggala.
Ketua KPU Donggala M.Unggul, dalam sambutannya menjelaskan pentingnya peranan Pemda membantu KPU Donggala pada proses pemutakhiran DPB. “Dalam pemutakhiran DPB, pemilih yang sudah meninggal akan dikeluarkan dari DPT tapi dibutuhkan Suket Kematian dari Desa Setempat sebagai dasar penghapusan nama dari DP4 oleh Disdukcapil” ujarnya. Lanjutnya sekaitan Data pemilih mutasi masuk dan keluar dari wilayah Kabupaten, dibutuhkan proses verifikasi langsung bersama Dinas Dukcapil begitupun data pemilih pemula yang basisnya ada disekolah SMA, SMK dan sederajat.
Ketua Divisi Perencanaan, Informasi, dan Data Alfian dalam paparannya berharap kesediaan seluruh stakeholder dalam menyukseskan program DPB, “ Proses DPB ini merupakan upaya melindungi hak pilih sejak dini karena data ini akan menjadi bahan sandingan dengan DP4 yang akan diserahkan kemendagri kepada KPU pada tahapan Pemilu maupun Pemilihan tahun 2024” tegasnya.
Lebih lanjut Alfian menghimbau kepada peserta rapat agar berkenan melaporkan data-data masyarakat yang sudah meninggal, pindah domisili dan pemilih pemula agar datanya dimutakhirkan. “Kami minta kesediannya mungkin ada keluarga kita yang meninggal dunia, pindah domisili maupun yang telah menjadi pemilih pemula agar segera menyampaikan kepada kami agar datanya dimutakhirkan” ujarnya.
Kasman Lassa selaku Bupati Donggala dalam sambutannya menyampaikan alasan pihak Sekolah diundang dalam kegiatan ini, “Sebetulnya bapak ibu kepala sekolah SMA sederat bukanlah wewenang kami, tetapi rakyat yang bapak ibu pimpin di Sekolah itu adalah rakyat Kabupaten Donggala mulai dari murid kelas 2 sampai kelas 3 sampai kepada guru-gurunya. Jadi disini kita korelasikan untuk kebutuhan KPU Donggala termasuk dinas yang terkait untuk menghasilkan data yang betul akurat” tegasnya. Lebih lanjut Kasman menyatakan kesiapan Pemda untuk memfasilitasi dukungan dana yang sifatnya operasional termasuk kegiatan Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan yang akan dilanjutkan sebanyak 15 desa lagi. “Kita harus pandu sampai kepada 158 Desa karena pemilu kedepan menjadi program nasional makanya untuk APBD tahun 2021 dan 2022 sudah kami akomodir” tutup Bupati 2 periode tersebut.